Posts

Showing posts from 2019

메이스타의 연습: 인도네시아 계절 (Meista's Exercise: Season in Indonesia)

Image
Photo by  Tra Nguyen  on  Unsplash 안녕하세요. 저는 메이스타예요. 인도네시아 사람이에요.  인도네시아에 겨울하고 가을하고 봄이 없어요. 한국을 안  비슷해요. 이계절이 있어요. 우기절하고 전기절이  있어요. 우기절은 날씨가 추워요. 그래서, 따뜻하고 두꺼운 옷을  입으세요. 우기절에 보통 수프하고 라면하고 밥을  먹어요. 그리고, 뜨거운 차하고 뜨거운 커피를 마셔요.  우기절을 때마다 우산하고 재킷을 가져오세요. 인도네시아의 전기절은 한국의 여름처럼이에요. 날씨가  더워요. 전기절에 가장 맛있는 음료가 물하고 주스예요.  그리고, 가장 맛있는 음식이 아이스 크림이에요.  전기절에 두꺼운 옷을 입지마요. 모자하고 얇은 옷을  입으세요. 전기절에 좋은 여행 장소가 수영장이에요. 그리고,  우기절에 좋은 활동이 집에서 쉬어요. 그렇지 않으면,  회사에 있고 창문으로 비를 봐요. --- Hi. I'm Meista. I'm Indonesian. In Indonesia, there's no winter, autumn, or spring. It's not the same with Korea. We have only 2 seasons. Dry and rainy seasons. The weather in rainy season is cold. Therefore, please wear warm and thick clothes. Usually, we eat soup, noodle, and rice during rainy season. Then, we drink hot tea and hot coffee. When it comes to rainy season, please bring your umbrella and jacket with you. The dry season in Indonesia is like the summer in Korea. The weather is hot. The mos

Udah Lama Enggak Nulis Blog

Image
Photo by  Liana Mikah  on  Unsplash Haaaiii!!! Udah lama enggak mencurahkan isi hati dan pikiran dalam sebuah blog tak terkenal yang berjudul: LOVE. LIFE. RAINBOW. Sebuah judul blog alay pilihan gue tapi gue suka 😁 Okeh, anyway... Mungkin ada yang udah pernah baca tulisan gue yang...ini --> "WELCOME, DUA PULUH ENAM!" ? Itu adalah tulisan gue di hari ulang tahun gue yang ke-26 tahun. Kalo kalian ngeh, di situ juga tertulis beberapa kekecewaan yang gue alami dalam beberapa waktu tahun terakhir. And then gue berefleksi dan mengambil kesimpulan bahwa kekecewaan gue berakar dari ekspektasi gue yang berlebihan. Singkatnya: over-expecting. Dan ini terjadi di beberapa aspek kehidupan gue, seperti pekerjaan, pelayanan, dan kegiatan yang menyalurkan hobi. Belum ada aspek relasi sosial kan? Ternyata over-expecting dalam relasi sosial di kehidupan gue terjadi baru-baru ini. Eh...gak baru-baru ini juga sih, maksudnya terjadi setelah gue nulis tulisan yang

Welcome, Dua Puluh Enam!

Image
Umur 26 tahun itu berarti... Seperempat abad lewat dikit. Dibilang orang dewasa masih kayak anak kicik, dibilang teenager juga ketuaan. ----- Ulang tahun makin nambah usia gue bukannya semakin pengen dirayain tapi malah semakin mager untuk merayakan pertambahan usia diri sendiri. Hari ini aja gue udah merencanakan untuk males-malesan dan tidur. Tapi ternyata kemaren, kemaren banget hari Kamis 16 Mei, gue dapet panggilan wawancara kerja. Sebagai orang waras lainnya yang lagi cari kerja ya gue cancel lah ya si rencana bermalas-malasan itu dan mulai prepare segala keperluannya. Salah satu faktor yang bikin gue mulai mager merayakan ultah gue sendiri mungkin karena gue punya pengalaman buruk pas sweet seventeen yang ternyata gak se- sweet apa kata dunia. Sejak peristiwa tak menyenangkan tersebut--yang gak perlu gue tulis karena males juga--gue jadi skeptis sama yang namanya ngerayain ulang tahun. Khususnya ultah gue sendiri. Kalo ultah orang lain sih gue masih sem

Hanya Bisa Tersenyum Miris

Image
Photo by  Duy Pham  on  Unsplash Just sharing my thought. ----- Gue adalah salah satu orang yang cukup apolitis. Kenapa 'cukup'? Karena kadang peduli sama dunia politik, kadang enggak. Kalau mau dibilang militan sih ya enggak banget. Tapi gue enggak pernah melewatkan satu pemilihan umum apapun itu. Pilpres, pileg, sampai pilkada gue ikuti semua. Alasannya sih ya sesepele ikut peraturan dan diajak orang tua. That's it. Gak terlalu tau dan peduli apakah keikutsertaan gue nyoblos tuh berdampak atau enggak buat negara. ----- Pasca resign dari salah satu perusahaan media besar di Indonesia, gue dapat kesempatan untuk membantu salah satu caleg yang akan maju sebagai anggota legislatif DPR RI. Freelance ajah. Dan ini pun memang karena channel dari sobat gue sendiri. Bantuan yang gue lakukan pun bukan yang kayak tim turun lapangan kampanye-kampanye gitu. Cuma jadi mimin socmed. Social Media Strategist lah kalo bahasa kerennya mah. Hahaha.