Salam Kenal Yaa :D

Salam kenal yaa!


Enggak pernah sedikit pun terpikir atau bercita-cita menjadi seorang penulis, atau blogger, atau apalah sebutannya. Semua benar-benar berangkat dari hobi dan kesukaan akan menulis. Kalo ditanya apa pemicu sukanya, jujur enggak tau juga. Bener-bener senang aja sama yang namanya nulis (kalo di blog gini secara teknis 'ngetik' kali ya, hihihi).

Halo, nama aku Meista. Nama panjangnya Meista Yuki Crisinta. Nama panggilannya kadang Mei, kadang Meista, dan pernah dipanggil Yuki juga waktu jaman kuliah. Aku lahir di sebuah rumah sakit di Bandung pada tahun 1993. Mamaku dari suku Sunda, papaku dari suku Sangir (jika teman-teman melihat peta, lihatlah sebuah kepulauan kecil terpisah yang letaknya di bagian utara provinsi Sulawesi Utara). Aku anak pertama dari 2 bersaudara. Nama adikku Nanda, dan kedekatan kami udah kayak temen se-kosan + Tom & Jerry dalam waktu yang sama. Soal pendidikan, aku bersekolah di sekolah umum negeri dari SD hingga SMA. Lalu sempat nganggur kuliah 1 tahun karena kondisi ekonomi keluarga yang belum memungkinkan aku untuk berkuliah. Kemudian aku mendapat kesempatan untuk melanjutkan studi di salah satu universitas negeri daerah Depok, jurusan Ilmu Komunikasi. Waktu itu aku mengambil peminatan Industri Kreatif Penyiaran, tapi memang ternyata aku enggak cuma senang dalam hal membuat konten video. Menulis pun masih menjadi hobi yang sadar-gak sadar ternyata itu adalah potensi pribadi sejak dini.

Dulu itu aku cukup dididik keras oleh kakek dan nenek sewaktu aku masih tinggal di Bandung. Yang namanya membaca, menulis, dan menghitung itu kayak jadi makanan sehari-hari sejak umur 3 tahun. Berdasarkan kisah yang diceritakan mama, jadi sebenarnya aku memiliki beberapa jenis mainan. Namanya juga anak perempuan, mainan feminim macem boneka beserta baju-bajunya itu udah pasti ada. Namun dari sekian jenis mainan secondhand yang aku punya (please take a note I'm not came from rich family, so everything was very modest, mainan bekas pun aku terima dengan senang hati karena aku memang dididik untuk wajib merasa cukup dengan segala yang kumiliki), mama dan kakek-nenek melihat bahwa aku lebih antusias memilih mainan yang memiliki huruf & angka, sama mainan blok macem lego gitu. Boneka barbie sempat disentuh tapi cepat bosan. Paling betah berlama-lama di depan buku-buku cerita anak. Dari situ akhirnya mereka melihat aku lebih tertarik pada mainan yang mengasah kemampuan literatur. Jadilah aku dibelikan mainan huruf-huruf dan angka, poster untuk latihan membaca, sampai buku-buku mewarnai. Mengetahui hal ini ketika sudah dewasa, aku makin meyakini mungkin memang di sini salah satu kemampuan personalku yang berkembang dengan baik, dan aku bersedia untuk terus belajar serta mengasahnya sampai bisa menjadi dampak positif untuk orang lain juga diriku sendiri.

Berlanjut ke hobiku mengumpulkan buku-buku notes yang lucu-lucu gitu kalo lagi jalan-jalan ke toko buku Gramedia. Dijadikan buku diary--yang sekarang beberapa diantaranya udah hanyut entah kemana dibawa banjir πŸ˜‚. Terus dulu waktu SMP sempat main Friendster dan rajin bikin tulisan di bagian testimoni, lanjut lagi nulis Notes di salah satu fitur Facebook, kemudian main blog di Tumblr dan Blogspot--yang blogspot aktif sampai sekarang di sini, lanjut lagi sampai ikutan ngeblog juga di Instagram lewat InstaStory (sekarang kepikir bikin 2nd account khusus untuk ngeblog cuma masih dipikir komitmen dan konsistennya, hehe).

Itu sekilas tentang kehidupan hobi di dunia tulis-menulis. Sehari-hari, aku sama aja kayak kalian yang menjalani kehidupan layaknya manusia biasa. Makan, tidur, mandi, gangguin kucing, ngemil, menertawakan hal-hal receh, berteman dengan perempuan dan laki-laki, nonton film seru, dengerin musik asik, yah gitu-gitu lah. Menikmati setiap detik kehidupanku yang super simpel dan biasa ini di dalam anugerah Tuhan Yang Maha Baik dan Maha Kuasa.

Aku ngefans berat sama Kahitna dan Yovie Widianto. Lagu-lagunya Yovie Widianto, to be exact. Dan aku juga memiliki hobi lain yaitu bermain piano. Genre-nya pop, bukan klasik atau jazz, meski pun kadang-kadang kalo lagi latihan sempet nyentuh-nyentuh dikit lagu-lagu klasik atau jazz. Tergantung mood sih memang lagi mau belajar lagu apa, hehehe.

Kurang lebih segitu dulu perkenalan (yang agak) singkat tentang aku ✌πŸ˜‚. Sekali lagi kuingatkan bahwa aku bukan seorang konselor, bukan juga seorang psikolog. Setiap tulisan yang kubagikan di blog ini semata-mata karena aku menikmati berbagai proses belajar yang Tuhan izinkan terjadi di hidup aku. Aku bersedia berbagi kerapuhan dan kehancuran hidup aku semata-mata karena aku yakin hidupku ditolong Tuhan lewat berbagai hal. Nah, jika ada teman-teman yang (kebetulan) nyaman bercerita atau curhat sama aku karena kita punya kisah yang mirip atau sama, tentu aku akan mendengar dan meresponinya dengan senang hati, meski belum tentu aku bisa menyelesaikan permasalahan hidup kalian 😊.

Salam kenal yaaa! πŸ‘‹

Comments

Popular posts from this blog

Lagu yang Tak Hanya Menyentuh Hati, Tapi Sampai Menyentuh Jiwa

Pengalaman Gokil Sebagai Mentor (PGSM)

7 Hal yang Gue Lakukan Ketika Depresi

Ketika Rumput Tetangga Lebih Hijau. Alami atau Sintetis?

Hanya Bisa Tersenyum Miris

Mendingan Jujur Tapi Nyakitin, Atau Bohong Tapi Lama-Lama Tetep Nyakitin Diri Sendiri? (sungguh sebuah judul yang amat panjang)

Menyesal: Gak Bisa Dihindari, tapi Bisa Dihadapi

Menemukan Makna Seru dari Pemuridan

SARAPAN PAGI: Berserah yang Tidak Menyerah

Udah Lama Enggak Nulis Blog