Coba Baca Ini Dulu :D

Hai!


Hai! Teruntuk kalian yang sudah masuk ke halaman ini, kuucapkan selamat datang dan selamat membaca! πŸ˜„

Sebelumnya, ada beberapa hal yang ingin aku nyatakan, sebagai bentuk pertolonganku kepada kalian untuk mengetahui isi blog ini secara ringkas.

Secara jujur aku mau menyampaikan bahwa sesungguhnya isi blog ini adalah seperti "rumah" bagi isi hati dan pikiranku. Personal. Pribadi. Untuk itu kalian bisa melihat ada kata "rumah" di bagian alamat situsnya, karena memang tujuanku membuat blog ini adalah hanya untuk menuangkan apa yang ada di hati dan pikiran. Menceritakan sejuta hal unik dan menarik untukku pribadi ke dalam bentuk tulisan serius tapi santai, santai tapi tetap komunikatif--artinya berharap mudah dipahami oleh siapapun yang membacanya 😁.

Aku tidak menentukan niche/genre tertentu, jujur saja. Jika banyak blogger lain konsisten menentukan niche/genre mereka untuk menggambarkan konsep dari blog tersebut, misalnya tentang memasak, berkebun, musik, inspirasi kehidupan, jalan-jalan, dan lain sebagainya, tidak untuk blog ini. Kalian enggak akan menemukan satu tema utama dalam keseluruhan tulisan yang aku buat. Namanya juga curahan hati dan inspirasi pikiran, jadi aku menuangkannya benar-benar se-random itu. Itulah filosofi yang terletak pada kata-kata "pelangi" di situs ini. Pelangi terdiri dari beberapa spektrum warna, dan bagiku, hidupku cukup mirip seperti pelangi. Banyak warna, menarik hati. Aku tidak mengatakan bahwa hidupku menarik hati kalian, ya enggak gitu juga πŸ˜‚. Tapi justru aku melihat terlalu banyak hal menarik yang terjadi di hidupku yang sayang untuk disimpan sendiri atau sekadar ditulis di buku harian. Monmaap kalo kesannya jadi agak narsis, tapi yah...beginilah adanya 😁 .

Bukan mau bermaksud untuk narsis, tapi menulis di blog adalah salah satu hobiku sejak lama. Jujur, sejak awal hingga sekarang, aku tidak terlalu mempedulikan angka statistik views para pembaca. Untuk itulah aku pun belum berkeinginan menjadikan blog ini sebagai sumber pendapatan dari iklan (meski memang bisa saja). Tapi aku memang tidak mau menjadikan blog ini ladang cuan. Biarlah tulisan-tulisan yang kutorehkan di media digital ini menjadi "rumah digital" bagi diriku secara pribadi. Jika teman-teman mau berkunjung ke "rumah digital"-ku, hayuk monggo silakeun masuk. Pintu gerbang hidupku selalu terbuka untuk dikunjungi oleh kalian (tapi bawa kopi sama cemilan sendiri yak 😝).

Aku bukan motivator. Bukan konselor. Hanya seorang perempuan biasa yang menjalani kehidupan sehari-hari seperti yang kalian jalani juga: makan, tidur, bangun, kerja, nangis kalo patah hati, jajan boba, yah gitu-gitulah. Dalam setiap postingan blog, motivasi utamaku yang muncul ketika menulisnya adalah hanya sekadar berbagi. Sharing. Jujur agak gak kepikiran tuh dengan motivasi-motivasi mulia semacam menjadi blogger yang inspiratif, enlightening, life-changing, dan semacamnya. Soalnya aku pun menyadari bahwa aku menulis blog di dalam ketidaksempurnaan dan kelemahan. Sadar-tidak sadar, sengaja-tidak sengaja, aku pasti membuat kesalahan. Untuk itu, "sekadar sharing" menjadi motivasi utamaku ketika menulis. Jika tulisanku ternyata menginspirasi, memberi semangat, menambah wawasan teman-teman pembaca, aku yakini itu adalah bonus dari Yang Maha Kuasa.

Harapan terbesarku, baik untuk diri sendiri maupun untuk kalian, adalah kita sama-sama belajar. Belajar hal baru, pengalaman baru, yang pada akhirnya pelajaran itu bisa membuat kita menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Itu mengapa aku sangat terbuka dengan berbagai saran, pendapat, masukan yang membangun, di setiap tulisan-tulisanku. Untuk hujatan, hinaan, kritik yang menjatuhkan, mohon maaf itu di luar kendaliku karena bagaimanapun itu jempol kalian yakhaaan πŸ˜‚. Namun aku tetap tidak mentolerir sedikitpun komentar-komentar yang menyinggung SARA, kekerasan, pornografi, numpang jualan, dan komentar sejenis yang sifatnya tidak membangun dan tidak bermanfaat untuk pembaca.

Terima kasiiihhh 🌈

Comments

Popular posts from this blog

Lagu yang Tak Hanya Menyentuh Hati, Tapi Sampai Menyentuh Jiwa

Pengalaman Gokil Sebagai Mentor (PGSM)

7 Hal yang Gue Lakukan Ketika Depresi

Ketika Rumput Tetangga Lebih Hijau. Alami atau Sintetis?

Hanya Bisa Tersenyum Miris

Mendingan Jujur Tapi Nyakitin, Atau Bohong Tapi Lama-Lama Tetep Nyakitin Diri Sendiri? (sungguh sebuah judul yang amat panjang)

Menyesal: Gak Bisa Dihindari, tapi Bisa Dihadapi

Menemukan Makna Seru dari Pemuridan

SARAPAN PAGI: Berserah yang Tidak Menyerah

Udah Lama Enggak Nulis Blog