Posts

Showing posts from April, 2018

Repost: TRUE LOVE WAITS (by Lisa Christine)

Image
Photo by  Kristina Litvjak  on  Unsplash Buat para cewek-cewek yang lagi galau, yang lagi menunggu jawaban doa terkait pasangan hidup, atau buat yang lagi suka sama cowok tapi kok cowok itu kayaknya gak peka, ini ada artikel bagus banget! Layak dibaca, khususnya bagi para cewek-cewek yang lagi menunggu future spouse- nya. ----- TRUE LOVE WAITS (from blog "A Lovely Calling" by Lisa Christine) As I sat down to write this article after praying I glanced down at my fingers resting on the keys of my little red laptop. My eyes glanced at the tiny silver ring that wrapped around my ring finger. I have had this ring since I was 13. It's a purity ring. Inscribed on the silver are three simple and life changing words. "True Love Waits". The entire time I wore this ring up until 4 days ago I always thought that it meant you save your first kiss for your wedding day or you save your sexual purity for your wedding night. (And in a way it does mean that, bu

MAKANAN JIWA: Kasih yang (Tidak) Terbatas

Image
Photo by  Giu Vicente  on  Unsplash Selain pernah jadi Sie Acara di Persekutuan Oikumene Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (PO FISIP UI -- sekarang jadi PO FISIP-FIA UI ) , saya juga pernah bantu Sie Media dan Publikasi untuk jadi kontributor blog persekutuan. Tugasnya sesimpel mencatat intisari Firman Tuhan yang disampaikan di ibadah Persekutuan Jemaat (PJ), kemudian dikemas dalam sebuah artikel blog. Saya sih senang-senang aja ambil bagian ini, karena selain bisa bantu sesama pengurus, saya juga bisa ngelatih diri untuk menangkap intisari pesan yang ingin disampaikan oleh pemberita Firman saat itu. ----- 22 September 2014 Bayangin situasi seperti ini: ceritanya kita udah jadi orang tua dan punya anak. Suatu hari, anak kita sakit demam tinggi, kejang-kejang, dan mukanya udah pucet. Apa yang akan kita lakukan? Kalo saya, pastinya saya akan buru-buru cari rumah sakit terdekat dan bawa dia ke sana. Ilustrasi di atas hampir serupa dengan keja

Enggak Mau Main Piano Lagi Selamanya

Image
Photo by  O.C. Gonzalez  on  Unsplash "So I say thank you for the music, the songs I'm singing Thanks for all the joy they're bringing Who can live without it? I ask in all honesty: What would life be without a song or a dance what are we? So I say thank you for the music, for giving it to me" ----- Penggalan lagu di atas adalah lagu yang dipopulerkan oleh grup musik ABBA di era tahun 1980-an. Pertama kali denger sih biasa aja, tapi ketika diresapi kata-katanya, ternyata dalem banget loh. Saya jadi ikutan mikir: kalo di dunia ini gak ada musik, bakal kayak apa ya hidup ini? Bersyukur banget sama Tuhan karena saya terlahir di keluarga seniman. Ayah pemain dan pengajar organ, keyboard, piano, sedangkan ibu...ya bukan penyanyi sih memang, tapi beliau kalo nyanyi suaranya cakep banget dah. Beda banget sama ayah yang kalo nyanyi... please, no 😜 Saya mulai belajar main piano sejak kelas 3 SD. Dulu kami belum punya piano, tapi kami punya organ

7 Tipe Penumpang Gerbong Pertama dan Terakhir

Image
Photo by  Konstantin Planinski  on  Unsplash Naik kereta api listrik Commuter Line emang udah jadi rutinitas saya sebagai mahasiswa...eh, alumni. Sejak saya ngga ngekos lagi gara-gara kerjaan saya cuma ngelarin Tugas Karya Akhir (TKA), saya memutuskan untuk pp alias pulang-pergi untuk menghemat pengeluaran. Sejak saya sibuk ngelarin TKA sampai sibuk ngurusin wisuda kampus, ternyata ada banyak yang bisa diperhatiin selama saya berada di dalam kereta. Terutama: penumpangnya.  Nah berikut adalah beberapa tipe penumpang KRL Commuter Line yang khususnya ada di gerbong pertama dan terakhir, versi Meista. Check this out! ----- 1. FLEKSIBEL Photo by  Jad Limcaco  on  Unsplash Tipe penumpang ini sepertinya punya prinsip "duduk atau berdiri gak masalah, yang penting sampai tujuan dengan selamat".  Biasanya, mereka akan memasuki gerbong kereta dengan santai, nengok kiri-kanan, lalu mengambil tempat duduk atau berdiri di tempat yang pe-we. Duduk oke, berdiri juga oke.

MUSIM(an) -- Sebuah perspektif dari cewek yang doyan makan

Image
Photo by @meista_yuki : Elephant Chibi Parfait with Watermelon Ice Cream at Shirokuma Cafe, Margo City. Shirokuma Cafe adalah salah satu kafe yang mengusung konsep "kekinian" namun tetap menjunjung tinggi cita rasa. Will be back for sure! Masih penasaran sama dessert-dessert yang lain 💓🍉 Sejak terlibat di dunia kuliner, saya jadi belajar banyak hal. Gak cuma soal pemasaran yang jadi kerjaan saya sekarang, tapi sedikit-sedikit jadi tau soal gimana bisnis kuliner itu dijalankan. Sedikit-sedikit tau juga resep masakan-masakan yang unik. Sedikit-sedikit tau juga ternyata bisnis  Food and Beverage  gak cuma melulu ngomongin makanan-minuman walaupun memang kedua hal tersebut adalah ‘bintang utama’-nya. Ngomong-ngomong soal ‘bintang’, saya akhirnya menyadari bahwa sebuah bisnis kuliner itu ternyata (hampir) sama kaya kehidupan artis. Kalo lagi banyak fans-nya, popularitas pasti melonjak tinggi. Tapi kalo lagi sepi penonton, bhay..... Disinilah pentingnya peran promosi.