Posts

Membandingkan Diri Sendiri dengan Orang Lain: Nyenengin atau Nyakitin?

Image
Sebenarnya kita bisa jawab cepet pertanyaan gue di judul itu ya. "Nyakitin lah, Mei! Menurut ngana -_-" ===== Dalam sebuah percakapan random dan gemey bareng adek gue di suatu sore, dia pernah bilang seperti ini: "Kakak tuh cantik, temennya banyak, kalo bikin konten tulisan bagus. Aku pengen kayak kakak." Mendengar adek sendiri ngomong gitu gue be like: ..... 😷 Speechless  sih. I mean...how come dia bisa menilai itu semua while dia juga tau betul betapa mengesalkannya gue sehari-hari di rumah. Dia tau betul kelemahan dan kekurangan gue tapi dia bisa bilang "...aku pengen kayak kakak." Well, mungkin ini memang rentan dialami oleh setiap kita kalian yang berada di posisi adek kali ya ( so sorry gue anak sulung soalnya jadi can't relate, wk πŸ˜…). Ngerasa bahwa si kakaknya itu paling paling lebih dibanding dirinya. Di keluarga kami bersyukur orang tua mendidik kami secara adil dan merata. Maksudnya gak ada pembandingan atau perbedaan kasih sayang yang gim

Berelasi. Dekat. Tapi 'Let Go'.

Image
Beberapa bulan belakangan ini gue lagi banyak belajar hal baru tentang: relasi. Relasi antar manusia yang unik, dinamis, dan kompleks. Setelah mengalami sendiri berbagai macam dinamika yang terjadi dalam relasi, gue pun menangkap pola yang sama ternyata dialami juga sama kebanyakan orang. Maksudnya, dinamika dalam relasi tuh ya gak cuma gue doang gitu yang ngalemin. Seluruh umat manusia di dunia juga mengalami. Cuma bentuk dinamika dan gimana cara masing-masing orang meresponinya itu aja yang beda-beda. Ada temen yang cerita di tempat kerjanya dia kayak dianggep anak gitu sama bosnya. Saking "dianggep anak", akhirnya yang kerasa sama si temen gue ini adalah si bos gak ngehargain bahwa anak buahnya tuh punya orang tua kandung juga, lho. Well, gue sebagai pendengar cerita cuma bisa merespon: "Yah mungkin bos lo kepengen punya anak tapi belum bisa, kali. Atau ya personal-relationship-attachment -nya dia tinggi aja ke staf-stafnya. Mungkin." Ada juga temen lain yang cur

κ·ΈλŒ€λΌλŠ” μ‹œ

Image
μ–Έμ œλΆ€ν„°μΈμ§€ κ·ΈλŒ€λ₯Ό 보면  운λͺ…이라고 느꼈던 걸까 λ°€ν•˜λŠ˜μ˜ 별이 λΉ›λ‚œ κ²ƒμ²˜λŸΌ μ˜€λž«λ™μ•ˆ λ‚΄ 곁에 μžˆμ–΄μš” κ·ΈλŒ€λΌλŠ” μ‹œκ°€ λ‚œ λ– μ˜€λ₯Ό λ•Œλ§ˆλ‹€ μ™Έμ›Œλ‘κ³  μ‹Άμ–΄ 그댈 κΈ°μ–΅ν•  수 있게 μŠ¬ν”ˆ 밀이 였면 λ‚΄κ°€ κ·ΈλŒ€λ₯Ό μ§€μΌœμ€„κ²Œ λ‚΄ 마음 λ“€λ €μ˜€λ‚˜μš” μžŠμ§€ λ§μ•„μš” μ§€λ‚˜κ°€λŠ” 겨절 속에 λ‚΄ λ§ˆμŒμ€ λ³€ν•˜μ§€ μ•ŠλŠ”λ‹¨ κ±Έ μ•„λ‚˜μš” κ·Έμ € λ°”λΌλ³΄λŠ” λˆˆλΉ› κ·Έ ν•˜λ‚˜λ‘œ 세상을 λ‹€ 가진 것 같은데 κ·ΈλŒ€λΌλŠ” μ‹œκ°€ λ‚œ λ– μ˜€λ₯Ό λ•Œλ§ˆλ‹€ μ™Έμ›Œλ‘κ³  μ‹Άμ–΄ 그댈 κΈ°μ–΅ν•  수 있게 μŠ¬ν”ˆ 밀이 였면 λ‚΄κ°€ κ·ΈλŒ€λ₯Ό μ§€μΌœμ€„κ²Œ λ‚΄ 마음 λ“€λ €μ˜€λ‚˜μš” μžŠμ§€ λ§μ•„μš” 꽃이 ν”Όκ³  μ§€λŠ” 날이 와도 이것 ν•˜λ‚˜λ§Œ κΈ°μ–΅ν•΄μ€˜μš”: 그댈 ν–₯ν•œ λ§ˆμŒμ„ μ–Έμ  κ°€λŠ” 우리 λ©€μ–΄μ§ˆμ§€ λͺ°λΌλ„ λ‚˜λŠ” κ·ΈλŒ€λΌλ©΄ 기닀릴 수 μžˆμ„ 텐데 μ‹œκ°„μ΄ ν˜λŸ¬λ„ λ‚΄κ°€ 이곳에 μ„œ μžˆμ„κ²Œ κ·ΈλŒ€ 망섀이지 λ§μ•„μš” κ·Έλ•Œκ°€ 였면 "All About You" - Taeyeon Lyric source: musixmatch.com

7 Hal yang Gue Lakukan Ketika Depresi

Image
Photo by Raychan on Unsplash Dealing with depression is something that I always struggle for. Struggling karena lo kayak ngerasa lagi perang sama pikiran lo sendiri, while mungkin sebenarnya, realitanya, kondisi sedang baik-baik saja. Tapi pikiran lo berkata sebaliknya. Struggling because I don't want to hurt anybody, especially my close circle. Karena biasanya kalo lagi depresi kayak gini kan muka udah butek diliatnya, ngomong pake intonasi tinggi dan cenderung marah-marah--pagi ini aja ngomong di rumah udah rada gak nyante, dan memilih untuk menjauh terus menyendiri. === Akhir-akhir ini lini media sosial lagi digempur sama kebanggaan atas kemenangan Greysia Polii dan Apriyani Rahayu sebagai penyabet medali emas di cabor bulutangkis ganda putri Olimpiade Tokyo 2020. Tentu, gue juga gak ketinggalan ngikutin pertandingan mereka beberapa hari yang lalu yang bikin jantung dekdekan dan suara mayan serak karena ikutan teriak saking semangatnya. Tentu, gue juga ikut overproud sebagai wa

Lagi, Curcolan Random Habis Baca E-mail Siang Ini

Image
Photo by Stephen Phillips - Hostreviews.co.uk on Unsplash (Rabu, 9 Juni 2021 16:19, Starbucks Pondok Indah Mal 2) Jeez, I'm scared. I opened a new mail on my Gmail inbox this afternoon and....JEEZ I'M FREAKIN' SCARED! No, no, please don't misunderstood. This is a mixed-up-feeling ever. Satu sisi seneng banget abis baca e-mail, satu sisi langsung khawatir. Ketakutan. Apa sih yang gue takutkan: 1. I'm like enough to dealing with myself, my expectation, especially when I'm working with people in professional way. I know, and I have learned that...whatever the job title is, wherever the company is--even the big and established one, I couldn't run away from: dealing with people . 2. Ketika sudah tahu hal-hal yang sudah dipelajari, pertanyaan berikutnya adalah: apakah gue mampu menerapkannya di petualangan berikutnya? 3. Apakah gue siap untuk 'gagal' lagi? Entahlah, namun gue merasa di fase gue yang sekarang ini gue harus mulai belajar untuk 'berani g

When Meista Feels Like Raya--just a parallelism, a factual-fan-fiction

Image
Please, allow me to write my own fear story from the angle of Raya (have you watched "Raya and the Last Dragon" ?). Yea, I know it sounds crazy but...it's interesting for me to have a parallel story with her. Raya. Maybe it sounds like a fan-fiction story, but...what I wrote here is totally Meista, and I "borrow" Raya's life from her point of view. I won't deny that I totally fail to "move on" from this awesome movie :") I know. I know the 'Druun' hates me. I know they hate my vision, my purpose, and dislike what I'm doing right now. I know they tried to break down everything around my life so that I couldn't focus on the things I should do. Or...sometimes they tried to distract my focus by showing me the fake reality; assuming that it's a good thing to do, but actually: no. I know I'm not a hero. Not even a princess. Not even someone who has great/full capability to do 'something b

Mendingan Jujur Tapi Nyakitin, Atau Bohong Tapi Lama-Lama Tetep Nyakitin Diri Sendiri? (sungguh sebuah judul yang amat panjang)

Image
Photo by Sean Sinclair on Unsplash (elah, panjang bener judulnya... πŸ˜‚) Jujur. Ngomongin soal kejujuran, gue gak inget udah berapa kali ngerasa terluka, insecure, dan hati perih akibat melakukan hal ini: menyatakan kejujuran. Apalagi di tengah-tengah dunia yang penuh tuntutan ini yekan, menjadi jujur itu menjadi tantangan tersendiri buat gue. Kenapa sih harus jujur di saat kita bisa bersandiwara? Kenapa harus milih jujur di saat bohong itu jauh lebih aman dan gak nyakitin? Ini pertanyaan pribadi yang sempat gue tanyakan pada diri sendiri. Untuk apa ya gue jadi diri gue yang apa adanya di kala mungkin dunia tidak akan terima itu? Untuk apa gue menjadi Meista yang otentik dan senang belajar, padahal yang dunia ini butuhkan adalah Meista yang harus memenuhi ekspektasi dunia? Untuk apa? Jawaban gue cuma 1: gue capek . Gue capek dan lelah banget memenuhi ekspektasi dunia, jujur aja--tuh ini aja udah jujur, wkwkwk πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚. Gue capek untuk kehilangan diri gue sendiri di saat gue berusaha ker